ISO 39002– Road Safety Guidelines
ISO 39002 – Road Safety Guidelines untuk Membangun Keselamatan Transportasi
Risiko kecelakaan dalam aktivitas transportasi perusahaan tidak hanya berkaitan dengan perilaku pengemudi. Kondisi kendaraan, rute, cuaca, kelelahan, tekanan waktu, hingga cara organisasi mengatur perjalanan turut memengaruhi keselamatan. Karena itu, ISO 39002 – Road Safety Guidelines relevan dipahami sebagai pendekatan untuk membantu organisasi mengelola keselamatan perjalanan secara lebih sistematis.
Apa Itu ISO 39002 – Road Safety Guidelines?
ISO 39002:2020 merupakan standar internasional berjudul Road traffic safety — Good practices for implementing commuting safety management. Dokumen ini memberikan pedoman praktik yang dapat diterapkan organisasi untuk mengelola keselamatan perjalanan (commuting safety management), termasuk perlindungan terhadap pengguna jalan yang rentan. Standar ini juga relevan bagi organisasi transportasi komersial, operator armada, dan sekolah.
Penting dicatat, ISO 39002 berbeda dengan ISO 39001. ISO 39001 merupakan standar persyaratan untuk sistem manajemen keselamatan lalu lintas, sedangkan ISO 39002 berfokus pada praktik baik dalam pengelolaan keselamatan perjalanan.
Mengapa Keselamatan Jalan Perlu Dikelola sebagai Risiko?
Keselamatan transportasi melibatkan banyak faktor sekaligus. Risiko dapat muncul dari kondisi kendaraan, kompetensi pengemudi, jenis perjalanan, kondisi jalan, cuaca, kecepatan, maupun kelelahan. Artinya, pelatihan pengemudi saja belum tentu cukup. Organisasi juga perlu melihat bagaimana perjalanan direncanakan, kendaraan dipelihara, risiko dikendalikan, dan kinerja keselamatan dipantau.
Prinsip Utama dalam Road Safety Management
Pendekatan road safety management menempatkan keselamatan sebagai proses yang perlu direncanakan, diterapkan, dipantau, dan diperbaiki. ISO 39002 menggunakan pendekatan berulang Plan-Do-Check-Act (PDCA). Organisasi menetapkan tujuan dan rencana, menerapkan program, memantau kinerja, kemudian melakukan tindakan perbaikan berdasarkan hasil evaluasi.
Bagaimana ISO 39002 Diterapkan dalam Operasional?
Penerapannya dapat dimulai dengan alur sederhana:
Identifikasi risiko → Penilaian → Pengendalian → Monitoring → Evaluasi → Perbaikan.
Dalam fleet management, misalnya, perusahaan dapat memetakan risiko perjalanan, mengevaluasi kondisi kendaraan dan pengemudi, menetapkan prosedur perjalanan, lalu memantau kejadian serta indikator keselamatan. Pendekatan serupa dapat diterapkan pada distribusi dan logistik, transportasi karyawan, perjalanan dinas, maupun operasional kendaraan proyek.
Pengemudi, Kendaraan, Perjalanan, dan Organisasi
Keselamatan tidak seharusnya dibebankan kepada pengemudi saja. Pengemudi yang kompeten tetap membutuhkan kendaraan yang laik, jadwal perjalanan realistis, sistem pemeliharaan, serta kebijakan perusahaan yang mendukung keselamatan.
Dengan melihat Driver → Vehicle → Journey → Organization, perusahaan dapat memahami bahwa setiap elemen saling berkaitan dalam membentuk risiko perjalanan.
Mengukur Kinerja Keselamatan Jalan
Program keselamatan akan sulit dievaluasi jika tidak didukung data. Organisasi dapat menentukan indikator sesuai konteks dan risikonya, seperti jumlah kecelakaan, near miss, pelanggaran keselamatan, hasil inspeksi kendaraan, kepatuhan prosedur, jam mengemudi, serta pemenuhan kompetensi pengemudi.
Data tersebut kemudian dapat digunakan untuk menemukan pola dan menentukan area yang membutuhkan perbaikan.
ISO 39002 dan Hubungannya dengan ISO 39001
ISO 39001 dan ISO 39002 tidak boleh dianggap sebagai dokumen yang sama. Karena ISO 39001 merupakan standar sistem manajemen yang berisi persyaratan, sedangkan ISO 39002 memberikan praktik baik untuk pengelolaan keselamatan perjalanan. Keduanya berada dalam lingkup ISO/TC 241 yang menangani road traffic safety management systems.
Saat ini ISO 39002:2020 juga sedang dalam proses revisi dan ISO telah mencatat proyek ISO/AWI 39002 sebagai edisi berikutnya yang sedang dikembangkan.
Siapa yang Membutuhkan Pedoman Road Safety?
Pendekatan ini dapat relevan bagi perusahaan transportasi, logistik, pertambangan, konstruksi, operator armada, maupun organisasi yang memiliki aktivitas perjalanan karyawan atau kendaraan operasional.
Semakin tinggi intensitas perjalanan, semakin penting bagi organisasi untuk memahami risiko dan membangun pengendalian yang terstruktur.
Langkah Awal Menerapkan Road Safety Guidelines
Organisasi dapat memulainya dengan mengidentifikasi seluruh aktivitas perjalanan, memetakan risiko, menentukan tanggung jawab, mengevaluasi kendaraan dan pengemudi, meninjau prosedur perjalanan, menetapkan indikator, kemudian melakukan monitoring dan tindakan perbaikan.
ISO 39002 – Road Safety Guidelines sebagai Pendekatan Sistematis
ISO 39002 – Road Safety Guidelines bukan sekadar tentang mengingatkan pengemudi agar berhati-hati. Nilai utamanya terletak pada bagaimana organisasi mengelola risiko perjalanan secara proaktif dan berkelanjutan.

Baca juga: Mengendalikan Risiko dari Desain hingga Pasca-Pasar dengan ISO 14971 Medical Device Risk Management
🏢 Kontak Resmi & Pendampingan
- INDONESIA SERTIFIKASI STANDARD Mitra Terpercaya Pendampingan Compliance & Sertifikasi Indonesia
- Dapatkan Penawaran & Pendampingan Sertifikasi Klik: https://sertifikasi-iso.id/sertifikasi-iso/
📞 Telepon / WhatsApp Fast Response: 0821 1352 1977
✉️ Email Resmi: iss.isosertifikasi@gmail.com
🌐 Website Official: www.sertifikasiisoindonesia.com
https://www.iso-sertifikasi.id/ and https://sertifikasi-iso.id/
👉 [Klik Di Sini Untuk Konsultasi ISO 39002 Road Safety Guidelines Via WhatsApp]
“Didukung oleh PT. Indonesia Sertifikasi Standard – Mitra Terpercaya Pendampingan & Sertifikasi.”
