Home » CSMS dan HSE » Jasa Penyusunan dokumen csms (contractor safety management system)

Jasa Penyusunan dokumen csms (contractor safety management system)

DOKUMEN CSMS DAN EVIDENCE YANG DI PERLUKAN DALAM PENYUSUNAN DOKUMEN CSMS DALAM PENGHADAPI PRAKWALIFIKASI TENDER

Untuk konsultasi, silahkan menghubungi kami sekarang juga, Buka 24 Jam Untuk bisnis konsultasi

Rujukan undang undang csms dan beberapa acuan lainnya

Ada beberapa rujukan undang-undang yang berhubungan erat dengan pentingnya perusahaan khususnya kontraktor (high risk) untuk memiliki dan mengimplementasikan dokumen csms dan HSE.

Rujukan rujukan yang kami maksudkan adalah:

Peraturan Pemerintah no.50 thn 2012 tentang Implementasi Sistem Manajemen K3 (SMK3).

– Peraturan Menteri Tenaga Kerja no.05 thn 1996 tentang implementasi  Sistem Manajemen K3 (SMK3)

Sertifikasi OHSAS18001:2007  Sistem Manajemen K3 yang berstandard internasional yang berlaku secara internasional

Sertifikasi ISO 14001:2004tentang  Sistem Manajemen Lingkungan yang juga berlaku secara internasional

– dan yang terakhir sertifikasi iso 9001:2015 yang bicara tentang sistem manajemen mutu pelayanan juga berlaku secara internasional.

– dan lain-lain

 Jasa Penyusunan dokumen csms (contractor safety management system)

CSMS (Contractor Safety Management System) adalah suatu Sistem Manajemen K3 atau HSE atau QHSE yang diterapkan kepada kontraktor, meliputi beberapa elemen yang sesuai dengan standar yang diacu. Dokumen CSMS sebagai bahan pertimbangan awal oleh perusahaan main contractor untuk menilai kinerja Kontraktor yang akan diterimanya telah memenuhi standard mereka atau belum. Biasanya untuk kontraktor yang memiliki resiko kerja yang tinggi, di tetapkan scoring minimalnya adalah 55 (dokumen).

Beberapa alasan mengapa CSMS diterapkan diperusahaan antara lain adalah:

–  Meningkatnya angka kecelakaan khususnya keterlibatan kontraktor

–  Tingginya biaya akibat kecelakaan dan hilangnya jam kerja

–  Dampak negatif terhadap pekerja, fasilitas dan lingkungan pihak penyelenggara

–  Berdampak terhadap reputasi perusahaan.

–  Adanya peraturan pemerintah 

Dengan menerapkan CSMS, maka diharapkan kontraktor dapat:

–    Mengurangi tingkat tingkat risiko kecelakaan terhadap pekerja, fasilitas operasi dan lingkungan.

–    Menjaga reputasi perusahaan

–    Mematuhi aturan pemerintah

–    Memenuhi persyaratan EHS management system

–    Meningkatkan kinerja kontraktor

Pada dasarnya Main Contractor berharap hasil pekerjaan kontraktor:

–    No defect

–    No rework

–    No harm to people

–    No damage to equipment

–    No damage to environment

Dan harapan tersebut diatas hanya dapat dicapai jika kontraktor memiliki perencanaan, komunikasi, dan manajemen pekerjaan yang baik.  Pihak perusahaan yang memberikan pekerjaan dapat membantu dan mengarahkan kontraktor dalam menerapkan CSMS.

Mengingat tingkat kebutuhan dokumen csms ini demikian pentingnya maka saran kami setiap perusahaan memiliki ahli k3 yang dapat juga berperan sebagai Jasa Penyusunan dokumen csms (contractor safety management system) di lokasi kerja. Sebab dokumen csms ini akan selalu di update 1 dalam 2 tahun kemudian sesuai dengan perkembangan perusahaan itu sendiri.

Apa saja dokumen yang di butuhkan dalam penyusunan dokumen csms?

Sebagai jasa penyusunan dokumen csms demikian lamanya maka dari itu kami mencoba untuk share Dokumen yang Diperlukan dalam penyusunan dokumen csms itu sendiri.

  1. Logo perusahaan.
  2. Company profile.
  3. Struktur Organisasi dengan nama karyawan.
  4. Dokumen lingkungan : AMDAL, RKL-RPL, UKL-UPL , dll
  5. Hasil medical check up karyawan.
  6. Hasil medical check up spesifik untuk pekerjaan tertentu.
  7. Copy polis asuransi kesehatan.
  8. Copy polis asuransi kecelakaan.
  9. Copy sertifikat training first aid personil.
  10. Copy perjanjian dengan rumah sakit rujukan.
  11. Copy sertifikat training HSE karyawan.
  12. Bukti keanggotaan perusahaan dalam organisasi industry-industri yang relevan, perdagangan organisasi pemerintahan , misalanya anggota KADIN, anggota Responsible Care, dll.
  13. SOP safety kegiatan operasional perusahaan (diving, scaffolding, lifting heavy equipment, pressurized cylinder, dll).
  14. Copy penghargaan untuk perusahaan terkait HSE (complimentary/ recommendation note dari klien)

Termasuk juga bukti-bukti  penilaian implementasi HSE :

Bukti-bukti penilaian implementasi hse maksudnya disini adalah bahwa perusahaan kontraktor harus dapat membuktikan bahwa perusahaan telah melakukan implementasi hse dengan benar  dalam setiap proses bisnis perusahaan. Bukti-bukti penilaian implementasi hse ini harus di lampirkan dalam dokumen csms yang disesuaikan dengan pertanyaan csms yang ada tentunya.

  1. Lay out ruangan office termasuk letak muster point, first aid kit box, & APAR
  2. Foto tanda panah arah emergency exit.
  3. Foto Kebijakan Kebijakan K3 dan kebijakan Anti Narkoba & MIRAS di dinding
  4. Foto Master Point/ Tempat Berkumpul pada Keadaan Darurat (ada garis pembatas lokasi dan tanda/ sign Muster Point).
  5. Foto tanda ‘No Smoking” di area Office.
  6. Foto poster-poster bertema K3 di Office.
  7. Foto APAR di tempat strategis, mudah terlihat dan terjangkau.
  8. Foto kotak P3K.
  9. Foto Office yang kelihatan bersih dan rapi. Kabel-kabel listrik dan computer dirapikan.
  10. Foto tempat sampah yang terpisah antara limbah office dengan limbah yang sifatnya B3 (misal: bohlam, tinta toner, dll).
  11. Foto kegiatan kebersihan bersama di office dan atau site.
  12. Foto-foto meeting dan safety talk.
  13. Foto-foto emergency drill/ simulasi keadaan darurat.
  14. Catatan perawatan peralatan kerja (misal : genset, las listrik, dll).
  15. Surat Penunjukan Safety Officer (persyaratan utama : sudah training Ahli K3)
  16. Daftar Alat Pelindung Diri yang digunakan
  17. Daftar peralatan darurat yang dimliki : APAR, hydran, lampu emergency, kotak P3K, tandu, spill kit dll
  18. Daftar mesin, peralatan dll yang digunakan beserta SOP pengoperasian, jadwal & check list perawatannya
  19. Genset, bolier, chiller, forklift, crane : sertifikasi peralatan, sertifikasi operator
  20. Alat ukur : sertifikat kalibrasi
  21. Daftar bahan kimia yang digunakan beserta MSDS nya
  22. Bukti penyerahan limbah B3 ke Pengelola resmi
  23. Data 3 proyek terakhir :
  24. JSA / HIRA
  25. Safety Talk / Tool box meeting : agenda, daftar hadir
  26. APD : bukti serah terima, bukti inspeksi
  27. Buku saku HSE
  28. Bukti pengukuran kualitas lingkungan yang pernah dilakukan : kebisingan, ambien, penerangan, limbah cair dll (sesuai resiko HSE yang ada).

Untuk informasi Jasa Penyusunan dokumen csms (contractor safety management system), bukti-bukti  penilaian implementasi HSE, dokumen yang di butuhkan dalam penyusunan dokumen csms, Silahkan menghubungi kami:

 

PT. Indonesia Sertifikasi standar

www.sertifikasiisoindonesia.com

E_mail: iss.isosertifikasi@gmail.com

Telp/wa: 0813 801 63185

STC senayan, Lt 2 Ruang 35

Jl. Asia afrika gelora senayan

Jakarta Pusat 10270

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

JAWABLAH PERTANYAAN DI BAWAH INI DENGAN BENAR * Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.